Sejarah Palestina #5

Setelah ‘resolusi 181’ dengan pembagian wilayah yang tidak adil, warga Palestina dan Arab menolak keras. Maka jelas sekali perang akan bergejolak di tanah Palestina. Organisasi militer Zionis (Haganah) menyerukan wajib militer bagi seluruh pamuda Yahudi dengan kisaran usia 17 tahun hingga 25 tahun. Di sisi lain Liga Arab juga membuat organisasi militer ‘the Arab liberation army’.

Sementara itu gelombang imigran Yahudi masih terus berlanjut, populasi Yahudi meningkat menjadi 31,5% sebelum perang terjadi, dan tanah yang diduduki Zionis-Yahudi pada saat itu hanya 9% dari tanah Palestina. Pada tahun 1948, Inggris berlepas diri dari Palestina kemudian perang antara Arab dan Yahudi pecah. Perang berakhir dengan kemenangan yang diraih oleh tentara Zionis, alhasil Zionis-Yahudi berhasil merebut dan menduduki 78% tanah Palestina dan mendirikan negara ‘Israel’ di atasnya.

USA  segera mengakui keberadaan negara baru tersebut. Setahun setelahnya Israel bergabung dengan PBB sebagai negara resmi yang berdaulat dan diakui oleh Internasional : karena perang ’48, Al-quds dibagi menjadi 2 bagian. Bagian barat ditinggali oleh orang-orang Yahudi sedangkan bagian timur di bawah kendali Yordania. Pada tahun 1967 Zionis menduduki bagian timur Al-quds.

Persentase wilayah yang berhasil diduduki Zionis-Yahudi adalah; 9 % (sebelum perang) menjadi 78% (setelah perang).

Perang tersebut  adalah perang ’48 atau biasa disebut warga Palestina dengan sebutan Annakbah (Bencana).

Penyebab penderitaan Palestina adalah gelombang besar imigran Yahudi dengan ideologi zionis, yang mana mereka meyakini bahwa Palestina adalah tanah yang dijanjikan untuk mereka dan mereka harus membangun tanah air di sana dengan cara apapun, meski harus dengan menyingkirkan warga asli Palestina.

Di samping itu, negara kolonial juga bersekongkol untuk membantu mencapai rencana mereka, yang mana sesuai dengan rencana mereka juga untuk menguasai wilayah yang startegis tersebut. semua itulah yang akhirnya menjadi sebab atas penderitaan dan nasib warga Palestina.

 

Sumber : Palqa.com

(Visited 15 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *