Lebih dari 1000 Orang Palestina di Gaza Tewas Akibat Blokade Israel

iwishcenter.org – Gaza. Organisasi Amal yang berbasis di Jalur Gaza menyatakan bahwa lebih dari l000 orang Palestina di Gaza meninggal, akibat blokade penjajah lsrael terhadap Jalur Gaza yang berlangsung hingga saat ini.

Koordinator Organisasi Amal, Ahmad Al-Kurd menjelaskan bahwa 5 bayi prematur yang telah lahir beberapa hari lalu meninggal, Ahad (25/2/2018). Hal ini diakibatkan karena kurangnya perawatan medis yang tersedia.

Dari 1000 korban blokade tersebut, 450 diantarannya meninggal akibat jatuhnya kondisi kesehatan di Gaza, seperti kurangnya pasokan medis dan sulitnya rujukan medis untuk perawatan diluar.

Orang-orang Gaza terus menghadapi sebuah situasi yang menyedihkan karena blokade dengan kekurangan air dan listrik. Disamping itu, blokade Jalur Gaza menyebabkan minimnya obat dan para dokter yang dapat melakukan pembedahan.

Penggunaan listrik alternatif oleh warga Jalur Gaza sejak 2006 telah menyebabkan kematian bagi 100 orang Palestina di Gaza, lanjut Kurd.

“Pemakaian lilin, kayu bakar dan pembangkit listrik telah mengakibatkan rumah terbakar yang merenggut korban jiwa dari kalangan anak-anak dan orang dewasa”, ujarnya.

Selain itu, Jumlah pekerja yang tewas di lahan pertanian, perikanan dan terowongan komersil mencapai 350 orang.

Kurd menggambarkan Jalur Gaza merupakan penjara terbesar di dunia. saat ini Jalur Gaza memiliki penduduk 2 juta orang.

“Gaza adalah daerah bencana di seluruh wilayahnya, baik itu kesehatan, lingkungan, sosial dan energi”, pungkasnya.

Solusi yang harus ditemukan untuk krisis pemadaman listrik antara 18-20 jam per hari, tambahnya.

Pemerintah Palestina harus memberikan kebutuhan Jalur Gaza terkait pasokan medis, bantuan sosial, gaji para pegawai pemerintah serta memberikan tekanan untuk membuka jalur perbatasan”, jelas Kurd.

Sumber berita : aljazeera.com

Sumber foto: aljazeera.com

(Visited 24 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *