Netanyahu Desak Sahkan RUU Larangan Adzan

iwishcenter.org – Al-Quds. Perdana Menteri penjajah Israel Benyamin Netanyahu mengajak direktur koalisi pemerintahan untuk mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) adzan mendapat persetujuan Knesset, menurut situs berita arab48. Media tersebut melansir bahwa rancangan ini untuk melarang Adzan berkumandang.

Rancangan ini disimpan selama satu tahun setelah RUU ini disetujui pada pembacaan pertama di Knesset. Para analis mengharapkan pembaharuan proposal RUU ini ke arah krisis koalisi yang baru. Hal ini dikarenakan RUU ini ditentang oleh partai yahudi ultra-ortodoks.

RUU ini pada awalnya melarang para muslim menggunakan pengeras suara untuk adzan di masjid-masjid. Beberapa waktu lalu, penjajah Israel merubah RUU ini dan memasukkan butir pemakaian pengeras suara dari jam 11 malam hingga 7 pagi, dengan dalih berupaya untuk memenangkan golongan yahudi ultra-ortodoks yang merasa khawatir ritual agama mereka akan terhalang akibat adzan.

Pelanggaran larangan RUU ini akan didenda 10.000 shekel (sekitar 3.000 dolar).

Sumber berita: middleeastmonitor.com

Sumber foto: middleeastmonitor.com

(Visited 41 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *