Dewan Legislatif Adakan Pertemuan di Gaza

iwishcenter.org – Gaza. Dewan Legislatif Palestina mengadakan pertemuan khusus yang bertepatan dengan “Hari Tawanan Palestina” di tenda kembali, perbatasan bagian timur Jalur Gaza, Senin (16/4/2018). Para anggota parlemen Arab dan Asing ikut berpartisipasi dalam pertemuan “Legislatif”. Pertemuan ini merupakan bagian dari aksi besar “pawai kembali” yang terus berlanjut sejak tanggal 30 Maret lalu. Melalui Teknologi CCTV (Video Conference), para anggota dewan mendengarkan laporan Komite Tawanan di Dewan Legislatif terkait kondisi para tawanan di penjara-penjara penjajah Israel dalam beberapa tahun terakhir. Para anggota Dewan Legislatif tersebut mengecam pratik-praktik yang dilakukan oleh penjajah Israel terhadap para tawanan Palestina dan arab di penjara-penjara penjajah Israel. Para anggota Dewan Legislatif ini menganggap pelanggaran-pelanggaran ini sebagai “kejahatan penuh” . Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah otoritas Palestina untuk membawa kejahatan ini ke pengadilan internasional dan menyeret para pemimpin penjajah Israel ke pengadilan sebagai “penjahat perang”.

Wakil Pemimpin Pertama Dewan Legislatif Palestina, Ahmad Bahr mengatakan pasukan penjajah Israel menahan sekitar 6.500 tawanan, diantaranya 350 tawanan anak-anak, lebih dari 60 tawanan wanita serta 1.800 tawanan yang mengalami penyakit. Para tawanan mengalami penyiksaan-penyiksaan dalam kondisi-kondisi yang tidak memenuhi persyaratan minimum untuk menghormati martabat manusia dan bertentangan dengan seluruh konvensi internasional, khususnya mengenai perlindungan hak anak-anak dan wanita.

Oleh karena itu, Dewan Nasional Palestina meminta dengan segera membawa berkas tawanan Palestina ke pengadilan pidana internasional, untuk meminta penjajah Israel bertanggungjawab terhadap kejahatan yang dilakukan terhadap para tawanan Palestina.

Sumber berita: alhayat.com

Sumber foto: safa.ps

(Visited 11 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *