Israel Siap Antisipasi Pawai Kembali di Gaza

iwishcenter.org – Gaza. Pasukan penjajah Israel memperkuat barisan militernya di sepanjang pagar perbatasan Jalur Gaza, Jumat (20/4/2018). Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi aksi-aksi “Pawai besar untuk Kembali” yang akan dimulai pada siang hari, dengan tema “Jumat para Syuhada dan para Tawanan”.

Otoritas penjajah Israel berupaya mengintimidasi orang-orang Palestina dan melarang mereka untuk ikut serta di aksi-aksi pawai besar untuk kembali. Helikoter-helikopter Israel terlihat di atas tenda-tenda pawai dan menjatuhkan selembaran ultimatum ke dalam tenda-tenda pawai. Ultimatum ditujukan kepada para demonstran untuk tidak mendekati pagar pembatas.

Komite Nasional Pawai Kembali dan Pengrobohan Blokade kembali menyerukan kepada seluruh kelompok bangsa Palestina, agar ikut serta dalam aksi “Jumat para Syuhada dan para Tawanan”, pada hari Jumat (20/4/2018).

Organisasi ini menghimbau kepada para massa untuk berpartisipasi dalam pawai yang akan dilangsungkan setelah sholat Jumat, di tenda-tenda “pawai kembali” di wilayah-wilayah Jalur Gaza, Tepi Barat dan Al-Quds terjajah.

Organisasi ini mengatakan bahwa “keikutsertaan dan kesetiaan ini untuk darah-darah yang suci yang mengaliri tanah kami dan membuat kehormatan kami. Kesetiaan ini juga untuk orang-orang yang berbudi luhur yang menghabiskan umur mereka sebagai tawanan di balik jeruji”. Organisasi ini juga meminta kepada para keluarga untuk mengangkat anggota keluarganya yang gugur dan yang menjadi tawanan, selama aksi pawai.

Statistik keseluruhan Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan jumlah korban para syuhada yang meninggal akibat tembakan penjajah di Israel mencapai 33 orang dan 4.279 orang lainnya terluka. Disamping itu, dua jasad orang Palestina yang gugur dalam aksi pawai di Gaza ini, masih ditahan oleh tentara penjajah Israel. Data statistik Kementerian Kesehatan Palestina tersebut diambil selama aksi pawai kembali di bagian timur Jalur Gaza, sejak tanggal 30 Maret 2018 hingga Selasa lalu (17/4/2018).

Menteri Kesehatan dalam pernyataan mengatakan bahwa dalam jumlah orang Palestina yang gugur, 3 orang diantaranya berasal dari kalangan anak-anak. Sedangkan, korban luka aksi pawai kembali diantaranya adalah 624 anak-anak dan 243 wanita. Menurut data yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan Palestina, jumlah korban luka berdasarkan luka yang dialami sebagai berikut: 1539 Orang disebabkan oleh peluru tajam, 388 orang disebabkan oleh peluru logam berlapis karet, 478 orang disebabkan luka lain, 1.878 disebabkan menghirupkan gas yang ditembakkan oleh penjajah Israel, 459 orang dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas saat menghirupkan gas tersebut.

 

Sumber berita: arab48.com

Sumber foto: arab48.com

(Visited 10 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *